Kepala Dinas Penerangan Angkatan Laut (Kadispenal) Laksamana Pertama TNI Iskandar Sitompul mengatakan, kejadian itu bermula ketika Nomad P-837 itu berangkat dari Tarakan sekitar pukul 11.00 Wita untuk melakukan patroli maritim dan perbatasan. ''Patroli itu biasanya memakan waktu sekitar 3 jam,'' katanya kepada Jawa Pos di Jakarta kemarin (7/9).
Pesawat tersebut, kata Iskandar, kemudian mendarat di Bandara Long Apung untuk mengumpulkan data intelijen maritim. Saat hendak bersiap terbang lagi, sejumlah penumpang sipil ikut. Mereka beralasan kesulitan transportasi. Pilot pun meluluskannya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar